Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Oktober 2008

laskar pelangi


nonton film ini haiqa tidak bisa diam... jalan kesana kemari didalam ruang bioskop sambil membawa popcorn.

Sebelum film dimulai ayah dan mama di cecar berbagai pertanyaan macem macem.

- filmnya seperti apa sih
- jagoannya ada??
- apa ada hantunya?

kemudian ayah menjelaskan sudah duduk aja sini jangan berdiri begitu nanti orang yang dibelakang ngga kelihatan. mereka kan juga mau nonton.

Ini film tentang anak anak yang giat belajar.

Yaaa... seperti biasanya kaka selalu bertanya trus... yah.. trus... mah.. lalu bagaimana?? kenapa bisa gitu? (tape dee)
----

Kemudian film di mulai. bukannya melihat film baik.. dengerin duduk manis.. ini malah meluncur pertanyaan pertanyaan seru dari mulut haiqa.

Lucunya lagi sewaktu lintang berhasil melewati buaya yang menghalangi jalan.. haiqa tepuk tangan sendiri... horeeeeeeeee.

----

singkat cerita sesampainya di rumah ... ayah ngetes... pertanyaan ke haiqa. Kira kira seperti ini:

FILM LASKAR PELANGI ITU SEPERTI APA SIH? MAKSUDNYA GIMANA?

jawab haiqa: film laskar pelangi itu adalah kisah tentang anak miskin yang semangat untuk belajar. meskipun sekolahnya jelek mau rubuh.. tapi mereka tetap semangat.

ADEGAN MANA YANG HAIQA SUKA?

jawab haiqa: saat ada adegan membeli kapur lalu muncul jemari lentik aling...

(berarti saat adegan cinta cintaan dong kata ayah)

Haiqa cuma senyum dan malu

dasarr..........

Selasa, 26 Agustus 2008

teman...temannnnnnnnnn

summer holidays presenter with liputan6 SCTV & Dinosaurs 21 Juni - 20 July

ini link beritanya disini


Rabu, 02 Juli 2008

senyum dong







----------

sebelum nonton film kungfu panda... haiqa, ayah, mama foto bareng di fotobox

Rabu, 19 Maret 2008

Minggu, 24 Februari 2008

Rat*a*too*ee

Finding Nemo


Proyek Finding Nemo lahir tahun 1990. Dan seperti umumnya film kartun, proses produksinya lama banget. Terutama untuk observasi. “Apalagi kalau kartun itu berupa makhluk hidup. Diperlukan waktu tujuh tahunan hanya untuk membuat konsepnya saja, ditambah 4 tahun untuk observasi” kata Andrew.

Tahun 1992, Andrew memulainya dengan berkunjung ke Marine World di Vallejo, California berhari-hari, setiap kunjung berjam-jam. Ia juga mendatangi tempat tempat diving di Hawaii.
The film project is beginning!

Kru film mulai ‘mengkasting’ ratusan ikan, mencari calon pemeran utamanya, pemeran pendamping dan ribuan figuran. Di belakang itu, mereka buka tes yang kemudian didatangi artis-artis beken yang kepingin ‘jadi ikan’. Maksudnya mengisi suara untuk ikan-ikan kartun yang main film itu.

Ada proses yang agak ribet, yaitu ketika hendak menghidupkan karakter pemeran utamanya. Andrew sendiri turun, untuk memilih ikan yang paling ‘catchy’ di antara ratusan jenis ikan di lautan. Sampai akhirnya terpilih clown fish yang dianggapnya patut memerakan Nemo.
Duet sutradara Andrew dan Lee Unkrich, memilih Great Barrier Reef sebagai lokasi syuting film ini. Kenapa Australia? Kata mereka, lautnya jernih. Pemandangannya indah. Dan, spesies ikan serta karangnya banyak. Dengan demikian menurut mereka, film Nemo pastilah enak ditonton. Nggak membosankan!

Menyaksikan film ini memang samahalnya melihat indahnya kehidupan bawah laut yang jarang terjamah. Juga memasuki dunia ikan yang ternyata unik. Bayangkan keluarga clown fish, marlin dan nemo, yang dibikin punya masalah, tak sekadar warna dan bentuk mereka yang berbeda-beda.

Ada mahluk Marlin, dari ras Badut (karena warnanya oranye bergaris putih). Marlin adalah sosok ayah yang over protektif terhadap anak satu-satunya, Nemo yang beranjak jadi bocah tapi merasa selalu haus pengetahuan. Sang bapak pencemas, karena punya trauma yakni istrinya dan ratusan calon anaknya pernah dimakan ikan Baracuda. Hanya telur Nemo-lah yang tersisa.
Akibat peristiwa menyakitkan itu Marlin emoh kehilangan lagi. Maka ia jaga Nemo dari waktu ke waktu. Dan ini menjadikan Nemo yang baru masuk sekolah merasa terkekang kebebasannya.
Ternyata feeling sang bapak benar. Pada suatu hari si-kecil Nemo tertangkap seorang penyelam, seorang pemburu ikan hias.

Betapa dahsyat kesedihan Marlin. Ia cari anaknya, ia menyelinap ke mana-mana untuk mendapatkan kembali si-buah hati itu.

Pada kesempatan inilah Marlin ketemu Dory, yang sangat membantunya tapi sayang ikan baik itu punya kelemahan : pelupa!.

Dalam pencariannya, Marlin harus memasuki kedalaman laut yang menyeramkan. Demi anak tercintanya, ia harus melawan serangan listrik ubur-ubur, buruan monster yang tinggal di bawah laut, galaknya hiu yang kelaparan....

Film Nemo adalah kisah kasih dan perjuangan seorang bapak terhadap anaknya. Tontonan ini perlu disimak para bapak muda yang belakangan ini kebanyakan sibuk berkarir di luar rumah, lalu menyerahkan putera-puteranya kepada baby-sitter.

Saat dirilis dan disebar serentak ke seluruh dunia, Nemo mendapat sambutan sangat meriah. Ongkos produksi di bawah 100 juta dolar langsung balik dalam hitungan minggu.
Film box office di Amrik ini meraup 250 juta dolar dalam sekejap. Padahal awalnya diragukan banyak orang bahkan oleh pengisi soundtracknya, Thomas Newman. Tapi akhirnya semua orang geleng-geleng kepala.

“Dahsyat banget. Aku jadi nggak ragu-ragu buat minta Robbie Williams nyumbangin lagu untuk soundtrack ini,” kata pengisi soundtrack kelas Oscar ini. Robbie, si badung itu nyumbangin lagu Beyond The Sea.

Nggak cuma Robbie yang ‘rela’ nyumbangin lagu. Banyak artis beken tak keberatan diajak ngisi suara buat karakter-karakternya. Ada Albert Brooks (suara Marlin), Ellen DeGeneres (suara Dory), Willem Dafoe (suara Gil), Geoffrey Rush (suara Nigel), Elizabeth Perkins (suara Coral).
Maka, terutama bapak-bapak sibuk, Film Finding Nemo akan banyak mengajari kita hal menarik.